Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

11 Cara Mengatasi Komputer Lemot Agar Kembali Lancar

Daftar Isi [Tampil]

Cara Mengatasi Komputer Lemot Agar Kembali Lancar - Komputer sekarang ini menjadi benda yang sangat penting, karena di era digital seperti sekarang ini banyak sekali pekerjaan yang dilakukan yang menggunakan produk digital.

Penggunaan laptop atau komputer sekarang ini tidak hanya dipergunakan di sekolah, kantor dan instansi-instansi baik pemerintah maupun swasta, namun di kampung juga banyak pemakainya salah satunya dipakai untuk berjualan produk secara online.

Komputer lemot

Semakin banyak pekerjaan yang dikerjakan dengan komputer, tentunya komputer menjadi hal yang sangat penting. lantas bagaimana cara mengatasi komputer lemot saat digunakan untuk bekerja?

Pada artikel ini saya akan membahas cara yang biasa saya lakukan saat mengatasi komputer lemot.

1. Instal Aplikasi yang Dibutuhkan saja

Pemakaian aplikasi yang berlebihan bisa membuat komputer menjadi lemot. Saat merasakan komputer lemot coba ingat-ingat aplikasi atau software apa yang terakhir kali di install di komputer.

Untuk antisipasi komputer menjadi lemot, Instal lah aplikasi yang sering dipakai saja, sehingga saat membutuhkan program atau aplikasi tersebut anda dengan mudah tinggal menginstall aplikasi yang dibutuhkan.

Menginstal aplikasi yang sesuai berarti telah memberikan space memori yang cukup sehingga komputer tidak menjadi lemot.

2. Tingkatkan Kapasitas RAM

RAM (Random Acces Memory) sebuah komputer bekerja sebagai media penyimpanan sementara saat anda mengoperasikan komputer. Software yang sedang dibuka saat mengoperesikan komputer datanya disimpan didalam memory.

Setiap software memiliki performa dan kebutuhan RAM yang berbeda, sehingga sebelum menginstal di komputer pastikan terlebih dulu komputer anda siap untuk di install software tersebut.

Jika Ram yang ada di komputer terlalu sedikit jangan dipaksakan untuk mengintall aplikasi tersebut karena akan menyebabkan komputer menjadi lemot.

Sebagai solusi komputer lemot karena ketidak sesuaian antara RAM (Spesifikasi) komputer dengan aplikasi bisa dikonsultasikan ke teknisi yang memahami kinerja komputer, bila memungkinkan hanya cukup upgrade RAM komputer agar bisa lebih stabil dan lancar, kalian bisa ambil langkah ini.

3. Gunakan Hardisk SSD

Taukah kalian bahwa hardisk SSD juga mempercepat loading komputer? Apa sih yang dinamakan hardisk SSD?

SSD merupakan singkatan dari Solid State Drive, perangkat penyimpan data menggunakan IC sebagai memori untuk menyimpan data atau informasi sehingga acces yang diberikan lebih cepat berbeda dengan hardisk dalam bentuk piringan.

Secara lebih mudah untuk memahaminya, Hardisk SSD tidak memiliki hardware yang bergerak dan hanya disimpan dalam microchip. Penggunaan hardisk SSD akan mempercepat kinerja komputer karena proses pemrosesan data, pengambilan data dari media penyimpanan lebih cepat.

Apakah komputermu sudah menggunakan hardisk SSD? coba cek deh. Jika susah mengeceknya silahkan konsultasikan dengan orang yang mengerti tentang hal ini skaligus tanyakan juga kenapa komputer yang dipakai menjadi lemot.

4. Sesuaikan Antara Kesesuaian Hardware dan Software

Kesesuaian antara hardware dan software tentunya menjadi perhatian yang serius supaya komputer tidak lemot. komputer di desain sesuai dengan kebutuhan so… pastikan saat membeli komputer sesuaikan dengan kebutuhan.

Oke… analoginya mungkin seperti ini.

Keperluan atau kebutuhan komputer untuk kebutuhan seperti kantor, gaming, desain grafis pastinya berbeda antara satu dengan yang lainnya. Jangan sampai memaksakan software yang tidak sesuai dengan spesifikasi komputer karena akan membuat komputer menjadi lemot

5. Menonaktifkan User Account Control

User Account Control (UAC) merupakan sebuah peringatan kepada user saat hendak membuka file atau saat hendak melakukan installasi di komputer.

UAC ini juga bisa melindungi komputer dari malware yang menyerang komputer karena sifatnya yang memberikan notifikasi pada pengguna sehingga pengguna akan mengenali dengan jelas program apa saja yang hendak dijalankan.

Menonaktifkan User Accout control menjadikan komputer menjadi lebih ringan sehingga bisa mengurangi kerja komputer saat sedang dipakai, dengan demikian komputer yang dipakai akan tidak lemot.

6. Lakukan Defragmentasi Hardisk

Disk Defragmentation seperti gambar diatas adalah proses penyusunan pada media penyimpanan data seperti hardisk. File yang tersimpan di media penyimpanan data (Hardisk) lama kelamaan susunanya akan tercecer antara type file yang memiliki kesesuaian.

Proses Defragmentation berarti menyusun kembali file-file yang tercecer pada media penyimpanan data dan setelah proses Defragmentation setelah data selesai tersusun maka akan mempercepat kinerja pemanggilan data dan tentunya hal tersebut akan membuat komputer mennjadi tidak lemot.

7. Mengurangi Fitur Default Windows

Saat melakukan intallasi windows dan juga driver packnya seringkali banyak program yang ikut terbawa (terinstal) padahal program tersebut terkadang sudah tidak up to date dan jarang pula dipakai saat mengoprasikan komputer.

Program tersebut bahkan cenderung memberatkan komputer karena ikut terinstall dan tertanam di system. Saran cobalah cek program atau aplikasi yang terinstall di komputer dan program tersebut tidak terpakai dan segera lakukan uninstall.

8. Selektif Penggunaan Antivirus

Sekarang ini banyak sekali beredaran anti virus baik yang free maupun yang pro (licency). Penggunaan antivirus juga harus selektif jangan sampai salah menentukan penggunaaan anti virus.

Mengintall banyak anti virus membuat komputer menjadi lemot dan sangat kurang efektif karena terlalu membebani kinerja komputer.

Pilihlah anti virus sesuai dengan kebutuhan dan mampu memproteksi keamanan komputer dari serangan malware terutama saat sedang terhubung ke internet.

9. Cek Space Hardisk

Disk Space atau kapasitas hardisk adalah media penyimpanan data dari hasil kerja sebuah komputer. Pastikan space hardisk yang digunakan masih longgar atau masih banyak ruang kosong.

Ibaratnya begini….

Ruang yang sempit dengan banyak barang tentu akan menghambat kinerja mobilitas yang ada di dalamnya.

Sebagai solusi alternatifnya, gunakanlah media penyimpanan eksternal untuk menyimpan data-data yang ada di dalam komputer dan hal tersebut juga akan membuat aman file atau data (Back Up) saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada komputer

10. Melakukan Scaning Anti Virus

Komputer lemot yang paling banyak terjadi karena serangan dari virus. Tugas virus di dalam komputer biasa bekerja melemahkan kinerja system komputer termasuk performa komputer.

Saat komputer lemot cobalah melakukan scaning menggunakan antivirus terpercaya bahkan bila perlu gunakan versi pro.

Dari hasil proses scanning komputer menggunakan anti virus akan terlihat berapa banyak virus yang ada di komputer dan tentunya menyebabkan komputer menjadi lemot.

11. Install Ulang

Langkah terakhir yang akan saya bagikan untuk mengatasi komputer lemot adalah dengan cara melakukan installasi komputer dengan windows yang baru, sehingga komputer akan menjadi lebih fresh.

Penutup

Terima kasih sudah membaca sampai selesai artikel saya tentang cara mengatasi komputer lemot dan semoga artikel bermanfaat bagi kita semua.