Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Kerugian Investasi Emas dan Cara Menghindarinya

Daftar Isi [Tampil]

Kerugian Investasi Emas dan Cara Menghindarinya - Emas bisa dijadikan alternatif investasi jangka panjang. Ketika kamu ingin investasi jangka pendek atau ingin cepat mendapatkan keuntungan, maka investasi emas bukanlah pilihan terbaik.

Kerugian investasi emas

Kamu bisa saja rugi, ketika berinvestasi emas. Banyak faktor yang mempengaruhi kenapa investasi emas memiliki kekurangan.

Lalu, apa saja kerugian investasi emas yang harus diketahui sebelum memulai investasi? inilah 10 kekurangan investasi emas yang wajib diketahui sebelum memulai berinvestasi emas.

1. Risiko Kehilangan yang Besar

Kekurangan dari investasi emas yang pertama adalah ketika hilang. Risiko hilang ini sangat besar. Bisa hilang dicuri, hilang lupa menyimpan, atau hilang tanpa diketahui alasannya.

Ketika emas hilang, maka tidak ada penjaminnya. Yang tersisa, mungkin hanya surat-suratnya saja. Dan ini sudah tidak ada harganya.

Kemudian, ketika emas yang diinvestasikan hialang, maka uang yang sudah diinvestasikan artinya hilang semuanya. Tidak ada yang tersisa.

Sebenarnya ada cara untuk mensiasati agar emas tidak hilang. Kamu bisa menyimpan emas di Bank biasanya ada layanan penyewaan berangkas untuk penyimpanan emas. Namun ya itu, kekuranganya kamu harus mengeluarkan biaya lebih.

2. Kenaikan Harga Emas Relatif Lambat

Harga emas relatif stabil. Jarang sekali turun dan andai naik tidak akan cepat. Istilahnya naik merangkak. Kenaikan emas yang merangkak ini tidak cocok untuk dijadikan investasi jangka pendek.

Karena kamu tidak akan mendapatkan keuntungan di waktu yang singkat. Investasi emas lebih cocok untuk investasi jangka panjang. Istilahnya menabung jangka panjang. Kamu baru bisa memanen hasilnya.

3. Harga Emas Tidak Bisa Dipastikan

Harga yang tidak menentu bisa menyebabkan kerugian investasi emas. Karena kamu tidak akan tau kapan bisa untung dan kapan bisa rugi.

Hal ini juga menjadi masalah besar bagi para investor. Mereka tidak bisa memprediksi nilai investasi yang dibeli. Jadi emas lebih banyak digunakan untuk menabung ketimbang untuk investasi.

4. Ada Potongan pada Harga Jual

Pada emas, ada harga jual dan ada harga beli. Nah, ini menjadikan emas kurang cocok untuk diinvestasikan.

Karena ketika menjual emas, biasanya ada potongan dari harga beli. Ini akan dikalkulasikan dengan harga emas yang beredar saat itu. Potongan tersebut sekitar 1-10%, tergantung tempat menjual emasnya. Biasanya memiliki kebijakan yang berbeda.

Kondisi tersebut mengakibatkan jika investasi emas dengan skala kecil, tentu akan rugi. Namun jika dalam skala besar, kamu bisa untung meski ada potongan.

5. Relatif Lama untuk Mendapat Untung

Investasi emas adalah investasi yang santuy. Ketika kamu terburu-buru ingin mendapatkan untung. Maka kurang cocok.

Investasi emas memang relatif menguntungkan, tapi kamu harus menunggu waktu. Menunggu waktu yang tepat untuk menjualnya kembali.

6. Ada Biaya Penyimpanan

Pada poin pertama sudah sedikit diulas, agar investasi emas lebih aman, kamu harus menyimpannya di berangkas penyimpanan. Jasa penyimpanan di berangkas ini biasanya ada di bank-bank.

Nah, untuk menyimpan emas di berangkas, kamu harus mengeluarkan biaya penyimpanan. Tentu, jika emas yang kamu miliki masih sedikit. Ini sangat merugikan dan tidak recommended!

7. Emas Tidak Punya Nilai Manfaat

Sebagian orang berpendapat bahwa; “Investasi itu harus memiliki nilai manfaat”. Seperti halnya investasi tanah, selain punya nilai investasi juga memiliki nilai manfaat. Manfaatnya yaitu tanah bisa diolah, dan dipanen hasilnya.

Nah, pada investasi emas, tidak bisa demikian. Investasi emas hanya berupa harta saja. Tidak bisa digunakan dan tidak bisa dipanen manfaatnya. Sehingga ini menjadi salah satu kekurangan investasi emas. Jika dibandingkan dengan investasi lainnya.

8. Investasi Emas Rawan Penipuan

Dunia investasi emas rawan sekali penipuan. Ini merubakan kerugian investasi emas. Banyak oknum-oknum yang tega menipu para pemula untuk berinvestasi emas. Padahal itu adalah investasi bodong. Atau emas yang ditawarkan merupakan emas palsu.

Penipuan ini sudah sering terjadi. Korbannya tidak hanya pemula. Namun, sekelas pejabat atau artis, bisa tertipu oleh investasi emas.

Maka dari itu, jika kamu masih pemula, ada baiknya lebih berhati-hati. Terutama ketika membeli emas untuk investasi. Pastikan emas tersebut benar-benar asli. Dan lembaga yang menjualnya benar-benar terdaftar dan diakui oleh Negara.

9. Susahnya Menjual Emas Ketika Mendesak

Kelemahan ketika investasi emas berikutnya yaitu ketika mendesak, kamu tidak bisa langsung menjualnya. Harus ada prosedur atau cara yang kamu tempuh. Apalagi emas yang kamu miliki skalanya besar.

Sehingga butuh waktu untuk mendapatkan dana yang mendesak. Namun, jika emas masih skala kecil. Atau hitungan gram, ini bukanlah masalah yang besar. Banyak cara untuk menjual emas. Tapi kalau di jual, ketika masih sedikit. Namanya bukan investasi lagi dong?

10. Investasi Emas Butuh Kesabaran

Terakhir, poin paling penting ketika kamu berniat berinvestasi emas adalah, harus memiliki kesabaran ekstra. Jangan latahan yang bawaannya ingin jual emas dengan cepat. Padahal, belum menguntungkan, dan waktunya belum tepat.

Maka dari itu investasi emas bisa dikatakan investasi kesabaran. Eit, betul gak sih?

Demikianlah pembahasan tentang kekurangan dan kerugian investasi emas yang wajib diketahui. Setelah mengetahui hal-hal ini apakah kamu masih mau investasi emas?