Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Cara Menarik Perhatian HRD Ketika Melamar Kerja

Daftar Isi [Tampil]

Cara Menarik Perhatian HRD Ketika Melamar Kerja - Jika kamu adalah seorang fresh graduate, hal yang kemudian sering kamu lakukan adalah job hunting. Pernah mendengar istilah ini, kan? Kita tahu kini banyak sekali aplikasi yang menyediakan lowongan-lowongan kerja. 

Dan kamu bisa mendownloadnya di HP-mu. Nah, aplikasi inilah yang sering dikunjungi para job hunter untuk melakukan job hunting alias mencari kerja. Job hunting di aplikasi-aplikasi seringnya memudahkan kamu untuk mencari pekerjaan yang sesuai harapanmu.

Cara menarik perhatian hrd

Tapi tentu setiap sesuatu memiliki keunggulan dan kekurangan. Karena rekruiter tak melihat kita secara langsung, mereka hanya melihat kita dari CV kita. Ini kekurangannya. 

Apa keunggulannya? Keunggulannya kamu tak perlu kerepotan harus mengirim CV-mu ke perusahaan yang tentunya akan memakan biaya. Lalu, bagaimana sih cara menarik perhatian HRD meski belum bertatap muka? Berikut ini 6 tips untuk menarik perhatian rekruter agar mereka tertarik dengan kita.

1. Kunci Utama itu Bernama CV

Karena kunci utamanya ada pada CV, mestinya kamu tak sembarangan dalam membuat CV. Sebab jika kamu sembarangan dan asal bikin aja, rekruiter udah malas duluan. Akhirnya mereka langsung dicoret namamu di daftar mereka.

Usahakan untuk tak membuat CV yang sama pada setiap perusahaan yang kamu lamar. Hal ini dikarenakan, tiap perusahaan punya kriteria sendiri-sendiri.

Membuat CV sepersonal mungkin akan menjadi nilai plus untukmu. Sebab CV-mu telah menggambarkan kamu sebagai seseorang yang diharapkan perusahaan itu. Oh iya. Agar CV-mu masuk ke dalam sistem tracking, jangan lupa untuk memasukkan kata kunci yang diminta perusahaan tersebut.

2. Jangan Lupa Cari Koneksi, Ya!

Namanya juga job hunting mencari pekerjaan melalui dunia virtual. Jadi ya, kamu juga harus mencari perhatian di dunia virtual.

Misalnya saja. Kamu bisa membuat akun LinkedIn. Tulis bio dan pengalaman pekerjaan dan pendidikanmu semenarik mungkin di dalamnya.

Di LinkedIn kamu juga bisa mengobrol dengan orang-orang yang mencari pekerjaan sekaligus merekrut karyawan yang sedang mencari pekerjaan. Kita tak tahu, kan. Ternyata yang berteman denganmu di LinkedIn adalah bagian dari tim HRD sebuah perusahaan.

Kamu bisa bertanya-tanya terkait lowongan pekerjaan kepada mereka. Siapa tahu kamu adalah orang  yang mereka cari.

3. Tunjukkanlah Personality-mu

Cara menarik perhatian HRD berikutnya yaitu dengan menunjukan personality yang kuat. Tak semua perusahaan memiliki karakter yang terlalu kaku. Mereka justru terlihat santuy. Nah, ini bisa menjadi kesempatanmu untuk mencari perhatian mereka.

Misalnya saja. Kamu bisa membuat bahasa CV-mu dengan bahasa yang nyeleneh tapi tetap berisi. Kadang-kadang cara seperti itulah yang justru membuat sebuah perusahaan tertarik denganmu. Jika kamu menunjukkan personality-mu, ini menandakan bahwa kamu niat banget buat nglamar ya, kan?

Tapi kamu juga harus mencari informasi lebih terkait perusahaan tempat kamu ngelamar. Jika perusahannya kaku, ya tak cocok kalau kamu mengirim CV yang terlihat santuy.

4. Follow Up

Pernah nunggu email dari sebuah perusahaan mengenai status pegawaimu nggak? Pasti deg-degan kan, ya.

Ya iyalah. Sebab menunggu itu berat, cuy dan tentu saja banyak khawatirnya. Nah untuk itu, kamu bisa follow up statusmu dan menanyakannya kepada perusahaan terkait. Tujuan lain selain mencari kejelasan status, ini akan membuat kesan menarik karena meninggalkan imej yang mengenang.

Biasanya yang kayak gini nih, justru lebih mudah diingat oleh para rekruter. Intinya, selalulah tunjukkan kreatifitasmu untuk merebut hati para HRD itu.

5. Kirimlah Melalui Email

Selanjutnya, kirimkanlah CV-mu melalui email. Sebab sekitar 80 persen lowongan pekerjaan justru tak dipublish di internet. Misalnya saja. Kamu bisa secara random mengirimkan CV-mu di email resmi perusahaan. 

Kamu bisa mendapatkan kontak email perusahaan tersebut dari website-nya, bukan? Yah, meski tak ada info bahwa perusahaan itu tak membuka lowongan kerja. Bisa jadi malah akan di follow up karena CV-mu menarik.

Tapi jangan kecewa berat ya, kalau-kalau kamu tak diterima. Justru itu sebuah pengalaman agar kamu bisa menjadi lebih baik lagi.

6. Jangan Baper!

Kalau kamu ternyata ditolak, jangan baper ya! Kamu bisa mencari lowongan pekerjaan lain. Mungkin tempat pertama ini bukan jodohmu. Berikutnya, kamu pasti dapat pekerjaan yang lebih baik, kok. Santuy saja ya.

Itulah beberapa cara menarik perhatian HRD agar mereka tertarik kepadamu. Semangat para job hunter! Keep movin-movin! Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel lainnya blog Septiyan Media.