Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Cara Menagih Hutang Ke Customer Tanpa Menyinggung Perasaan

Daftar Isi [Tampil]

Cara Menagih Hutang Ke Customer Tanpa Menyinggung Perasaan - Buat kamu yang bekerja sebagai kolektor, atau yang menagih hutang ke customer, kadang-kadang masih bingung mengenai cara menagih tagihan kepada customer.

Cara menagih hutang ke customer
Gambar dari freepik

Bagaimana tidak bingung? Bahkan beberapa customer malah tersinggung ditagih hutangnya. Padahal kita sudah baik-baik menagihnya. Alhasil hubunganmu dengan para customer yang awalnya baik-baik saja, jadi bermasalah. Kan kita butuh menjaga hubungan dengan baik.

Lalu, gimana sih caranya menagih hutang kepada para customer agar tanpa menyinggungnya? Tenang, di bawah ini akan coba aku ulas mengenai cara menagih hutang ke customer agar mereka tidak tersinggung.

1. Telpon Costumer Dan Bertanya Tentang Kabarnya

Pertama-tama, sebelum kamu memutuskan untuk meminta tagihan hutang customermu, sebaiknya teleponlah customermu. Mulailah dengan salam, bertanya kabar dan berbasa-basi. Kamu bisa bertanya mengenai pekerjaannya, usaha yang ia jalankan dan pertanyaan sejenis.

Dengan kamu berbasa-basi dan bertanya-tanya, ini akan membuat rasa pedulimu kepada customer muncul dan customer tidak tegang.

2. Basa-basilah Dengan Bertanya Apakah Tagihan Sudah Sampai

Setelah berbasa-basi mengenai kabar dan perkembangan usaha yang sedang dijalankan customer, selanjutnya kamu bisa berbasa-basi mengenai tagihan si customer. Yah, walaupun kamu sudah merasa bahwa kamu sudah mengirimkan tagihan kepada customer. 

Namun bertanya seperti ini juga perlu dilakukan. Jadi, nanti kalau seandainya customer menghindar dan mengelak, kamu bisa memberitahukannya bahwa kamu sudah mengirim tagihannya.

3. Selipkan Humor Saat Bertanya Mengenai Hutang Costumer

Langkah selanjutnya setelah memastikan bahwa customer mengetahui surat tagihan darimu, kamu bisa berbincang-bincang dengan santai sembari bergurau.

Pasalnya, kalau kamu sering menelepon dengan nada tak ramah, mereka bahkan malah terganggu dan malas untuk menanggapimu. Bahkan malas membayar hutangnya karena cara nagihnya yang salah. Jadi, agar mereka tetap nyaman dan tak merasa terganggu, kamu bisa menyelipkan berbagai humor.

4. Beritahu Costumer Tentang Jatuh Tempo Pembayaran Hutang

Langkah berikutnya, kamu bisa menjelaskan dan mengingatkan kembali megenai jatuh tempo hutang customer. Meski sebagian besar customer selalu mengingat jatuh tempo hutang, kadang ada beberapa customer yang beneran kelupaan karena sibuk.

Tentu saja harus dengan bahasa yang sopan ya. Agar para customermu tak merasa terganggu dan tetap merasa nyaman.

5. Bersikaplah Tegas Untuk Pelunasan Hutang Costumer

Setelah kamu melakukan langkah-langkah di atas namun customer tetap tidak mengindahkanmu, selanjutnya kamu bisa bersikap tegas mengenai pelunasan tagihannya. Tapi sekali lagi, tetaplah menagihnya dengan nada yang ramah. 

Jangan sampai kamu menagih dengan membentak-bentak karena kesal. Ini justru akan membuat hubunganmu dengan customer menjadi buruk dan tak terjalin dengan baik ke depannya.

6. Pastikan Bahasa Yang Kamu Gunakan Sopan

Terakhir, dari semua langkah yang kamu lakukan tadi, pastikan sejak awal kamu menagih hutang customer menggunakan bahasa yang sopan dan terdengar ramah, ya.

Sebab, sekali lagi, customer akan merasa terganggu jika bahasa tagihan yang kamu gunakan terdengar sarkas, membentak dan tak sopan. Lalu akibatnya mereka malas membayar dan hubungan jadi makin tak baik bukan?

Itulah beberapa tips atau cara menagih hutang ke customer tanpa menyinggung perasaannya. Jadi, sekarang sudah tahu kan? Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel lainnya blog Septiyan Media.